Cerita Sarwendah yang Sempat Khawatir Beri Obat Sirop pada Anak

Sedang Trending 1 minggu yang lalu 26
Jumat, 25 November 2022 10:15 WIB
Sarwendah Tan saat menghadiri Jakarta Fashion Week 2023 di Pondok Indah Mall 3, Jakarta. Rabu, 26 Oktober 2022. Sarwendah Tan mengunjungi pertunjukan busana dari desainer Nagita Slavina, Rinda Salmun, Aestethic Pleasure pada hari ketiga. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Sarwendah termasuk ibu yang khawatir saat ada kabar obat sirop diduga menyebabkan gagal ginjal akut pada anak. Dia Sampai membuang semua obat sirop di rumah agar tidak sampai diminum anggota keluarganya. Apalagi, dia memiliki anak yang lebih suka minum obat sirop ketimbang obat tablet.

"Semua obat cair aku buang, yang baru atau yang lama karena kan suka stok,” kata penyanyi dan aktris itu dalam webinar "Combiphar Health Desk Virtual Talkshow Forum: Lega! OBH Combi Telah Dinyatakan Aman Sesuai Aturan Pakai” pada Kamis, 24 November 2022.

Di tengah kekhawatiran ini, Sarwendah sempat diberikan obat sirop oleh dokter ketika dia dirawat di rumah sakit beberapa waktu lalu. Karena masih khawatir, dia pun bertanya tentang boleh atau tidaknya obat tersebut dan ternyata boleh. Di situlah dia tahu ternyata sudah ada obat-obat sirop yang dinyatakan aman untuk diminum oleh Badan Obat dan Pengawas Makanan atau BPOM.

Dia menambahkan bahwa dia menyimpan obat batuk dan pilek di rumah. Namun, sebelum memberikannya kepada anak, dia selalu mengecek labelnya terlebih dahulu.

“Biasanya kalau mau minum obat aku langsung lihat expired date-nya dulu, karena nggak tahu ini stok kapan. Aku jug abaca aturan pakai, aku timbang berat badan anak karena (aturannya) ada umur dan berat badan,” kata dia.

Selain itu, istri Ruben Onsu itu selalu mencari yang sesuai dengan penyakit yang diderita anak. Misalnya untuk batuk, dia mencari tahu jenis batuk yang dialami anak baru menyesuaikan dengan obatnya. Sebab, obat batuk pun ada yang untuk batuk kering, batuk berdahak, atau batuk pilek.

Setelah kejadian ini, dia kini selalu mencari informasi dari sumber yang terpercaya untuk mengetahui obat mana yang aman dan tidak. Di media sosial, dia mengikuti akun media sosial tepercaya seperti BPOM atau akun kesehatan lain yang tepercaya. Jika masih kurang yakin, dia bertanya kepada dokter.

Beberapa waktu lalu, BPOM melarang penggunaan obat-obatan sirop karena dikhawatirkan mengandung etilen glikol dan dietilen glikol. Senyawa tidak berwarna dan memiliki rasa manis itu disebut sebagai pemicu gagal ginjal akut pada anak. Senyawa ini berfungsi sebagai pelarut pada obat sirop.

Namun, kini BPOM memperbolehkan kembali sebagian obat sirop untuk dijual karena dinyatakan aman.

Dokter spesialis anak Kurniawan Satria Denta mengatakan bahwa obat sirop yang menyebabkan banyak kekhawatiran orang tua terdiri dari bahan aktif dan penambah. Penambah ini berfungsi untuk melarutkan, menambah rasa, dan lain-lain. Ada pelarut yang dibolehkan oleh BPOM, ada yang tidak. “Etilen glikol dan dietilen glikol sama sekali tidak boleh ditambahkan ke obat-obatan,” kata dia. 

Baca juga: Anak Batuk dan Demam Tidak Perlu Buru-buru Diberi Obat, Ini Saran Dokter

Selalu update info terkini. Simak breaking quality dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






1 jam lalu

Anak Batuk dan Demam Tidak Perlu Buru-buru Diberi Obat, Ini Saran Dokter

Batuk atau pilek karena microorganism pada anak bisa sembuh sendiri, dokter memberikan tips merawatnya tanpa obat.


12 jam lalu

Mau Kasih Obat Sirop atau Puyer, Kenali Karakteristik Anak

Dokter meminta para orang tua untuk mengenali karakteristik anak ketika memilih obat


4 hari lalu

Anggota DPR Minta Bareskrim Tak Tebang Pilih Usut Kasus Gagal Ginjal Akut

Arsul mengimbau Bareskrim untuk menindak seluruh pihak, termasuk pejabat pemerintahan yang terbukti melakukan kelalaian di kasus gagal ginjal akut.


5 hari lalu

Bareskrim Temukan 42 Drum Oplosan Propilen Glikol di CV Samudera Chemical

Penemuan barang bukti oplosan itu menjadi dasar bagi Bareskrim menetapkan tersangka dalam kasus obat sirop diduga tercemar zat kimia berbahaya.


6 hari lalu

Bukan Etilen Glikol tapi Benzonatate yang Sedang Dicemaskan di Amerika

Hampir 5.000 kasus keracunan benzonatate sudah dilaporkan 2010-2018. Seperti etilen glikol, bahan kimia ini ada pada sirup obat, tepatnya obat batuk.


6 hari lalu

Cara Mengatasi Alergi Obat

Alergi obat dapat mengancam jiwa seseorang. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?


6 hari lalu

Ini Penjelasan Mengapa Seseorang Alergi Obat

Umumnya, obat berguna untuk menyembuhkan penyakit. Namun, pada beberapa orang justru ada yang alergi terhadap beberapa obat. Mengapa seseorang dapat terkena alergi obat?


6 hari lalu

Menkes Sebut Sudah Dua Pekan Tidak Ada Kasus Baru Gagal Ginjal Akut

Menkes Budi Gunadi menyatakan penyetopan obat-obat sirop telah berhasil menekan kasus gagal ginjal akut.


7 hari lalu

Bareskrim Polri Segel 2 Perusahaan Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak

Bareskrim Polri menetapkan PT Afi Farma dan CV Samudra Chemical sebagai tersangka korporasi kasus gagal ginjal akut pada anak.


7 hari lalu

Kejaksaan Agung Siapkan Opsi Gugat Perdata Kasus Gagal Ginjal Akut

Menurut Ketut, negara mempunyai kepentingan untuk melakukan gugatan perdata kasus gagal ginjal akut.


Saksikan Video Cerita Sarwendah yang Sempat Khawatir Beri Obat Sirop pada Anak Selengkapnya di bawah ini:
Please Subscribe our channel