Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
IHSG Dibuka di Zona Hijau, Naik 1 persen | Misteri Medan Magnet Bumi Melemah, Kutub Utara-Selatan Berbalik? | Jokowi Sebut Pasukan TNI dan Polri Dikerahkan Jaga PSBB Covid-19 | Jerinx SID Siap Sambangi Wisma Atlet, Tanpa APD No Problem | Tiga Proyek Pelindo IV Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Covid-19 | Pixar Garap Film Animasi Tentang Seorang Gay | Usai PSBB, 60 Mal di Jakarta Siap Buka pada 5 Juni 2020 | MMA: Kamaru Usman Tantang Connor McGregor | Fakta Sekitar Somasi Politikus PSI terhadap Jurnalis Farid Gaban | Rahasia Kecantikan Kareena Kapoor, Masker dari Kunyit dan Cendana | Tinju Dunia: Holyfield Siap Ladeni Mike Tyson, Ini Syaratnya | VIral Stasiun KRL Padat Saat Lebaran, PT KCI: Cuma 15 Menit | Lebaran, Permintaan Avtur di Bandara Kualanamu Anjlok 90 Persen | Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Jalanan Jakarta Sepi dan Lancar | Penyebab Ekspor Mobil Toyota pada April Anjlok hingga 47 Persen | Ditjen PAS Persalahkan Wawancara Deddy dengan Siti Fadilah Supari | Tikus Makin Agresif di Amerika Saat Pandemi Virus Corona | Harga Emas Batangan di Pegadaian Stabil Rp 909 Ribu Per Gram | Hari terakhir, Kota Bogor Putuskan Ikuti PSBB Jabar Sampai 29 Mei | Robert Lewandowski Vs Erling Haaland, Ini Kata Bos Bayern Munchen | Andi Arief Minta Pemerintah Segera Bebaskan Siti Fadilah Supari | Surat Kabar Terbesar di Selandia Baru Dijual ke CEO Rp 14 Ribu | Whulandary Herman Lebaran di Negeri Jiran, Bikin Aksi Kemanusiaan | Begini Jadinya Kia Seltos yang Dimodif Bergaya Reli, Sporty | Ponsel Lipat Motorola Razr Baru Dibekali 5G, Rilis Akhir Tahun | Mengenal Hans-Dieter Flick, Pelatih Terhebat Bayern Munchen | Protokol Kesehatan dalam Tatanan Baru Hadapi Wabah Covid-19 | Kereta Api Luar Biasa Angkut 206 Penumpang Selama Lebaran | Prediksi Cuaca BMKG: Hujan di Sebagian Jakarta Siang dan Malam | Kapan Pemain Persib Dikumpulkan Lagi? Begini Jawaban Rene Alberts | Makan Tak Sehat selama Lebaran, Awas Penyakit Pasca Ramadan | Daihatsu Dikabarkan Siapkan Pesaing Honda Freed, Model Mentereng | Covid-19: Masalah Keamanan, WHO Hentikan Uji Hydroxychloroquine | Puji Remaja Bonceng Ayah Sejauh 1.200 Km, Ivanka Trump Dikecam | Real Madrid Siap Kejar Barca, 5 Hal Ini Harus Diputuskan Zidane | Selama Lebaran, Kabupaten Bogor Nihil Kasus Baru Positif Covid-19 | Prediksi Borussia Dortmund Vs Bayern Munchen Malam Ini | WhatsApp Uji Fitur Baru Tambahkan Kontak Pakai QR Code | Warga AS Peringati Hari Pahlawan, Para Pejabat Tegur Keras | New Normal, Ini Panduan Pencegahan Covid-19 di Tempat Kerja | Porsche Punya Layanan Jual Beli Mobil Bekas, Harga Masih Tinggi | Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti | Yang Perlu Dilakukan Masyarakat di Era New Normal Menurut Pakar | Terimbas Sentimen Negatif, IHSG Bakal Melemah pada Pagi Ini | Kisah Remaja India Bersepeda Membawa Ayah Pulang Sejauh 1.200 Km | IHSG Diprediksi Menghijau, Berikut Saham-saham yang Menjanjikan | Pacquiao Menyerang Balik Setelah Disebut Pria Tua Oleh Mayweather | Ini Penyebab Pantai Danau Terpencil di Kanada Punya Warna Ungu | Neville: Pemain Liga Inggris yang Menolak Tampil Akan Bertambah | Anies Baswedan Janjikan Pemeriksaan SIKM DKI Jakarta Bakal Ketat | Kiat Atasi Krisis Ekonomi Akibat Covid-19, Ini Kata Pebisnis | Arkeolog Temukan Guci Angsa 2 Ribu Tahun, Berisi Cairan Asing | Jadwal Liga Jerman Selasa Malam: Ada Dortmund Vs Bayern Munchen | Aspek Kebencanaan Covid-19 Masuk dalam Pemrograman Sektor PUPR | Sindrom Tubuh Bau Ikan Asin Rentan pada Wanita, Kenali Sebabnya | BPOM Luncurkan Buku Lengkap Pencegahan Covid-19 | Idul Fitri Berlalu, Shahar Ginanjar Persija Kembali Fokus Latihan | Penyebab Wali Kota Depok Beberkan Grafik Naiknya Positif Covid-19 | New Normal, Begini Cara Pengusaha Properti Perkuat Daya Tawar | Bursa Transfer: Joe Hart Siap Cari Peluang di Luar Liga Inggris | Gubernur Jatim Perpanjang Masa PSBB Surabaya, Sidoarjo, Gresik | Kemendagri Menunggu Surat Pengunduran Diri Bupati Bener Meriah | Update Covid-19 25 Mei: 22.750 Positif, 5.642 Sembuh, 1.391 Wafat | Penjelasan WOM Finance Soal Penarikan Motor Sopir Ojek Online | Ahli Virologi Cina Sebut Virus Covid-19 dari Kelelawar Tapal Kuda | Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Catat 1.936 pasien Sembuh | Mau Mudik Sehabis Pandemi Covid-19 Berakhir? Gunakan Mobil Mitsubishi MY 20 Aja | MUI Minta Polisi Tangkap Pembuat Surat Palsu soal Rapid Test | Perketat PSBB, Jakarta Selatan Tutup 14 Ruas Jalan | M. Nuh, Pemenang Lelang Motor Listrik Ingin Bertemu Jokowi | Terima Bantuan Minyak dari Iran, Maduro Sampaikan Terima Kasih | Banyak yang Ditolak, Begini Cara Mengurus SIKM DKI Jakarta | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kisah Cak Lontong yang Dikecewakan saat Awal Karier | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Sabtu, 23 Mei 2020 04:20 WIB

Kisah Cak Lontong yang Dikecewakan saat Awal Karier | Berita Tempo Hari Ini

Cak Lontong. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

SUMUTkota.com, Jakarta - Siapa yang tidak kenal Cak Lontong? Pria bernama lengkap Lies Hartono ini memang sudah sangat terkenal dengan gaya lucunya. Di balik kesuksesannya saat ini, Cak Lontong mengaku sangat sulit memulai karier di dunia hiburan dulu. "Berkarier di profesi saya ini tidak mudah," katanya dalam acara bincang-bincang bersama Handry Satriago bertajuk Bed Time Stories feat Cak Lontong pada 19 Mei 2020.

Cak Lontong mengatakan sebagai seorang lulusan teknik, ia mengaku sempat takut untuk masuk ke dunia hiburan yang profesional. Ia memang pernah aktif menjadi pelawak saat menjadi mahasiswa semester 5-6, namun ketika di dunia hiburan profesional, hal itu jauh lebih sulit.

Ia bercerita bahwa setelah lulus kuliah, Cak Lontong sempat bekerja kantoran. "Kan tidak enak sama orang tua karena sudah disekolahin (sampai jadi insinyur). Tapi saya merasa hidup saya tidak di situ," kata Cak Lontong yang langsung bertekad ingin jadi pelawak.

Menurutnya, beralih profesi sangatlah berat dilakukannya. Alasannya, ia sudah hidup berkeluarga, sebagai kepala keluarga ia pun harus memikirkan bagaimana pemasukan untuk keluarga. Ia mengatakan saat itu, ia merasa harus keluar dari zona nyamannya dan memulai segalanya dari 0. "Masa itu sangat berat. Apalagi media saat itu belum ada sebanyak ini," katanya.

Terjun di dunia hiburan, tujuan utamanya adalah masuk di televisi. Menurut dia, tampil di televisi akan mengembangkan kariernya di dunia hiburan hingga menjadi sukses. Ia pun mengontak berbagai kenalannya yang bekerja di dunia televisi sambil mengumpulkan teman-teman kuliahnya yang juga pernah jadi pelawak.

Cak Lontong mengatakan ia merasa sangat kegirangan ketika diajak bertemu dengan orang televisi. "Saya pikir ini kesempatan bagus. Jadi dulu itu momen paling menyenangkan itu diajak ketemu sama orang televisi," katanya.

Mereka berdiskusi tentang berbagai konsep acara. Mereka pun sudah membuat dummy. Ide segar itu pun dijanjikan untuk dipresentasikan ke pihak manajemen televisi. "Saya itu dulu sentralnya. Saya yang berhak menentukan orang-orang yang bisa bekerja sama dengan saya," kata Cak Lontong yang semangat sekali membicarakan proyek itu.

Ia bahkan mengatakan sudah membuat naskah dan melakukan negosiasi serta sudah sepakat tentang berbagai hal. "Tapi hasil diskusinya, kami harus menunda syuting awal dan pelaksanaannya karena ada tayangan Thomas - Uber Cup," kata Cak Lontong yang mengingat kejadian itu antara tahun 2006-2007.

Ia pun setuju melakukannya tanpa merasa curiga. Hingga suatu hari, ia melihat promosi proyek yang sempat didiskusikannya dalam sebuah iklan di televisi. Ia pun heran bagaimana bisa acara itu sudah dibuat promosinya di televisi padahal belum ada kontrak. Syuting awal pun masih tertunda dan belum terlaksana saat itu. "Ternyata saya ditinggal. Saya bersyukur saja dan jadikan amal jariyah," kata Cak Lontong merasa sangat kecewa. Ia tidak menyangka ide proyek itu diambil orang dan mereka tidak mengajak Cak Lontong ikut serta.

Kejadian itu pun membuatnya mengubah strategi dalam meniti karier di dunia hiburan. Setelah merenung beberapa saat, ia sadar bahwa dirinya bukan siapa siapa. Sebaliknya televisi biasanya lebih memerlukan orang yang sudah memiliki nama karena mudah untuk dipromosikan ke masyarakat. "Sejak itu saya malas diajak membahas konsep acara. Saya hanya mau bila diajak kerja sebagai talent, tapi tidak mau memikirkan konsepnya secara utuh atau ide lain," kata Cak Lontong.

Dalam meningkatkan kapasitas diri, ia pun membuat ciri-ciri dirinya. Ia berharap ketika memiliki ciri khas tersendiri, orang akan selalu mengingatkan karena memiliki karakter yang unik. Dan benar saja ciri khas Cak Lontong diingat oleh orang. Sekitar 3 tahun setelah kejadian mengecewakan itu, ada seorang pencari bakat dari rumah produksi menghubunginya. Mereka percaya karakter Cak Lontong pas mengisi peran di sinetron yang sedang digarapnya. "Bahkan karakter saya ya jadi diri sendiri. Itu titik balik yang membuat saya berhasil," kata Cak Lontong senang.



Kisah Cak Lontong yang Dikecewakan saat Awal Karier | Bang Naga | on Sabtu, 23 Mei 2020 04:20 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kisah Cak Lontong yang Dikecewakan saat Awal Karier
Description: Meniti karier sebagai pelawak pada awalnya ternyata tidak mudah bagi Cak Lontong. Simak kisahnya yang sempat membuat Cak Lontong kecewa.
Alamat: https://news.sumutkota.com/tempo/read/1345458/kisah-cak-lontong-yang-dikecewakan-saat-awal-karier.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Ketegangan AS-China, Rupiah Meregang ke Rp14.737 per Dolar AS
» Erdogan Tegaskan Tak Ada yang Bisa Ambil Tanah Palestina
» Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 yang Dibuka Hari Ini
» Jokowi Kerahkan Aparat Secara Masif untuk Disiplinkan Warga
» Niat dan Tata Cara Puasa Syawal
» Khabib Disebut Menolak Lakukan Tes Virus Corona
» Alasan Mal di DKI Siap Buka 5 Juni Usai PSBB

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
© 2017 - 2020 news.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status


Page loads : seconds