Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2021
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Skandal Kematian Maradona, Dokter Pribadi Diduga Lakukan Pembunuhan, Diperiksa Akibat Laporan Palsu | Berita Medan Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 30 November 2020 02:04

Skandal Kematian Maradona, Dokter Pribadi Diduga Lakukan Pembunuhan, Diperiksa Akibat Laporan Palsu | Berita Medan Hari Ini

SUMUTkota.com - Sebuah skandal terungkap dari kematian legenda timnas Argentina, Diego Armando Maradona.

Sebelumnya kabar tersiar ke seluruh penjuru dunia bahwa pemilik Gol Tangan Tuhan itu meninggal dunia karena serangan jantung.

Setelah suster yang merawat Maradona secara pribadi, Dahiana Gisela, sempat diperiksa.

Kini terungkap sebuah fakta baru Maradona meninggal yang mengejutkan publik.

Apakah memang benar, Maradona meninggal karena serangan jantung?

Baca juga: Selfie dengan Jenazah Maradona, 3 Pekerja Rumah Duka Akhirnya Dipecat, Sempat Diancam Dibunuh

Baca juga: Terkenang Momen Gol Indah Maradona saat Bela Barcelona, Gol Tangan Tuhan Ditiru Messi

DIEGO Maradona (kiri) melompat untuk mencetak gol kontroversial ke gawang Inggris pada babak perempat final Piala Dunia Meksiko 1986
DIEGO Maradona (kiri) melompat untuk mencetak gol kontroversial ke gawang Inggris pada babak perempat final Piala Dunia Meksiko 1986 (CBSNews/dok)

Laporan palsu dokter pribadi Maradona

Kematian Diego Maradona justru berbuntut skandal yang semakin panjang dan membuat dokter pribadinya diperiksa karena dugaan pembunuhan

Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, meninggal dunia di rumahnya, San Andres, Buenos Aires, Rabu (25/11/2020).

Maradona disebutkan meninggal dunia karena serangan jantung.

Dikutip SUMUTkota.commedan.com dari BolaSport.com, namun, kematian Maradona rupanya malah berbuntut skandal panjang yang tak kunjung usai.

Sebelumnya, suster yang merawat Maradona secara pribadi, Dahiana Gisela, sempat diperiksa.

Hal itu dikarenakan Gisela mengaku diminta untuk membuat laporan palsu terkait kematian Maradona.

Laporan palsu itu adalah permintaan dari sebuah perusahaan medis bernama Medidom.

DIEGO Maradona mengangkat tropi Piala Dunia usai memimpin tim nasional Argentina mengalahkan Jerman Barat 3-2 di final Piala Dunia Meksiko 1986
DIEGO Maradona mengangkat tropi Piala Dunia usai memimpin tim nasional Argentina mengalahkan Jerman Barat 3-2 di final Piala Dunia Meksiko 1986 (CBSNews/dok)

Dua pegawai Medidom, Susana Cosachov (psikiater) dan Carlos Diaz (psikolog), juga ditugaskan untuk mengurus Maradona.

Belum usai dengan skandal laporan palsu tersebut, kini kematian Maradona menyeret satu nama lagi untuk diperiksa.

Dia adalah dokter pribadi Maradona, Leopoldo Luque.

Dilansir BolaSport.com ( grup tribunmedan.id ) dari Marca, Luque disebut menjadi pihak yang bertanggung jawab atas kematian Dewa Sepak Bola Argentina itu.

Bahkan, jaksa dan hakim dari pengadilan di San Isidro, Buenos Aires, memerintahkan agar rumah Luque digeledah oleh 30 polisi di setiap lokasi yang sudah ditentukan.

Diego Maradona
Diego Maradona (Dailymail.co.uk)

Luque dituduh dengan tuduhan 'pembunuhan tak sengaja' lewat kelalaian medis yang dilakukannya.

Pasalnya, kepulangan Maradona usai menjalani operasi hematoma subdural pada awal November lalu tidak memiliki izin yang legal.

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Maradona sempat menjalani operasi otak pada awal November.

Namun, Maradona sudah kembali ke rumahnya hanya sekitar seminggu setelah operasi, lebih tepatnya pada 11 November.

Penyelidikan hukum terkait kematian Maradona ini rencananya akan dilakukan selama beberapa waktu ke depan.

Berbagai hal akan diselidiki oleh pihak kepolisian terkait tidak adanya dokter spesialis yang ada di rumah Maradona.

Selain itu, di detik-detik terakhir hidup Maradona kabarnya tidak ditemukan adanya ambulans terdekat dan tidak ada defibrillator yang harusnya ada selama Maradona dirawat di rumah. 

Susternya juga diperiksa

Cerita terbaru muncul dari Dahiana Gisela, suster yang bertugas merawat sang legenda sepakbola dunia tersebut.

Menurut berita Clarin yang dikutip BolaSport.com, Gisela dipaksa membuat keterangan palsu terkait kematian Maradona.

Dalam pernyataan pertama kepada jaksa yang menginvestigasi kasus kematian Maradona, dia mengaku sempat masuk ke kamar pasien sebelum kejadian berlangsung.

Namun, dalam pernyataan kedua, Gisela justru mengaku tidak memasuki ruangan. Gisela sempat mendampingi Susana Cosachov (psikiater) dan Carlos Diaz (psikolog) untuk menjalani pemeriksaan rutin terhadap Maradona pada siang hari.

Nah, kejadian selanjutnyalah yang menjadi cerita. Gisela dipaksa oleh Medidom, perusahaan medis tempat psikiater dan psikolog tersebut bekerja, untuk bilang kepada pihak penyelidik bahwa dirinya telah mengecek kondisi Maradona saat pagi hari.

Padahal, Gisela tidak melakukan pemeriksaan dan tak masuk ke kamar. Dia memang mendengar pergerakan Maradona di kamar, tetapi tidak masuk ke dalamnya.

Sebuah laporan juga datang dari pukul 11:55 saat kunjungan Cosachov dan Diaz. "Setelah mengetuk pintu berkali-kali, pasien tidak merespons. Pada pukul 12.10, pasien tidak memiliki denyut nadi. PCR dasar dilakukan," bunyi laporan tersebut.

Sebelum mengembuskan nafas terakhir, Maradona meminta kepada keluarga agar tubuhnya dibalsem ketika meninggal. Dia jadi orang Argentina keempat yang diawetkan dengan cara tersebut.

Sebelumnya, ada Jose de San Martin (mantan jenderal), Juan Domingo Peron (eks presiden), dan istri Peron.

Mantan kekasih Maradona menangis

Saat Maradona meninggal, ada seorang sosok wanita yang menarik perhatian di areal rumah duka.

Dia adalah mantan kekasih Maradona. Ia menangis sejadi-jadinya di rumah duka saat itu.

Dia adalah Ricio Olivia, mantan kekasih sang legenda pemilik Gol Tangan Tuhan.

Rocio Oliva tak boleh masuk ke rumah duka di Istana Kepresidenan, Kamis (26/11/2020).

Dikabarkan penolakan tersebut didasari atas perintah dari mantan istri legenda sepakbola itu, Claudia Villafane.

Maradona & Rocio Oliva
Maradona & Rocio Oliva (instagram)

Rocio Oliva tiba di Casa Rosada, Argentina, pada subuh dengan harapan bisa mengucapkan selamat tinggal kepada Maradona, yang peti jenazahnya tergeletak di negara bagian.

Namun ia segera diberitahu oleh satpam di belakang gerbang bahwa dia tidak diizinkan masuk ke lapangan, dikutip Daily Mail, Kamis (26/11/2020).

Permohonan Rocio Oliva berlinang air mata untuk diizinkan masuk tidak terdengar dan dia diperintahkan untuk kembali pada pukul 07.00 pagi dan menunggu bersama dengan puluhan ribu penggemar yang telah menunggu semalaman untuk memberikan penghormatan terakhir mereka.

"Saya tidak bisa datang jam tujuh pagi. Itu gila, itu gila,'' kata Oliva di siaran langsung televisi.

tribunnews

Mantan kekasih Maradona ini menangis begitu pilu karena ia tak dapat menyaksikan wajah terakhir sang legendaris sebelum dimakamkan.

"Kamu tidak bisa melakukan ini. Saya tidak bisa datang. Dia ingin saya kembali pada pukul tujuh pagi bersama semua orang."

Oliva dan Maradona terlibat hubungan asmara selama 6,5 tahun sebelum memutuskan hubungan mereka pada 2018.

Oliva mengatakan kepada jaringan Argentina Todos Noticias bahwa dia tidak dapat menjelaskan alasan di balik keputusan Claudia Villafañe untuk melarangnya masuk ke dalam rumah kepresidenan melalui pintu masuk yang telah disiapkan untuk orang yang dicintai dan teman dekat Maradona.

"Saya adalah mitra terakhir Diego. Akulah wanita yang diminta Diego. Maksudku, tidak ada yang mengerti itu," kata Oliva sambil menahan air mata.

“Mereka tidak memikirkan Diego sebentar. Dia sudah mati dan hanya ada luka. Itu menyakitkan."

Kunjungan terbuka dimulai pukul 06:15 pagi waktu setempat setelah beberapa jam privasi untuk keluarga dan teman dekat.

Yang pertama mengucapkan selamat tinggal adalah putri dan anggota keluarga dekatnya.

Villafañe datang bersama putri Maradona, Dalma dan Gianinna.

Belakangan datang Verónica Ojeda, juga mantan istrinya, dengan putra mereka Dieguito Fernando.

(*)

Artikel ini sudah tayang di BolaSport.com dengan judul : Kematian Diego Maradona Berbuntut Skandal, Dokter Pribadi Diduga Lakukan Pembunuhan



Skandal Kematian Maradona, Dokter Pribadi Diduga Lakukan Pembunuhan, Diperiksa Akibat Laporan Palsu | Bang Naga | on Senin, 30 November 2020 02:04 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Skandal Kematian Maradona, Dokter Pribadi Diduga Lakukan Pembunuhan, Diperiksa Akibat Laporan Palsu
Description: Belum usai dengan skandal laporan palsu tersebut, kini kematian Maradona menyeret satu nama lagi untuk diperiksa. Dia adalah dokter pribadi Maradona. - Halaman all
Alamat: https://news.sumutkota.com/tribun/view.php?tampil&tamp=2020/11/30/skandal-kematian-maradona-dokter-pribadi-diduga-lakukan-pembunuhan-diperiksa-akibat-laporan-palsu?page=all
Artikel Terkait

Mengenal Sosok Agnes Natalia, Gadis Tomboi yang Torehkan Prestasi di Dunia Kecantikan

Mengenal Sosok Agnes Natalia, Gadis Tomboi yang Torehkan Prestasi di Dunia Kecantikan


Sumutkota.comIa menuturkan bahwa dalam mengikuti setiap ajang pageant memberikan pengalaman untuk membuat dirinya lebih baik. ... Read More →

Tak Mau Ceraikan Istri, Wanita Cantik Ini Teror Sugar Daddy Hingga Sebar Foto Erotis Anak ke Sekolah

Tak Mau Ceraikan Istri, Wanita Cantik Ini Teror Sugar Daddy Hingga Sebar Foto Erotis Anak ke Sekolah


Sumutkota.comKarena tidak ingin menceraikan istrinya dan tidak setuju mengeluarkan visa kepada baby sugar-nya, seorang pria diteror ... Read More →

Isyana Sarasvati Pengin Bulan Madu Lagi Bareng Suami, Target Bisa Hamil saat Honeymoon, Minta Doa

Isyana Sarasvati Pengin Bulan Madu Lagi Bareng Suami, Target Bisa Hamil saat Honeymoon, Minta Doa


Sumutkota.comIngin Punya Momongan,Isyana Sarasvati Rencanakan Bulan Madu bersama sang suami.Honeymoon itu akan jadi program kehamilan bagi Isyana yang rindu bayi. ... Read More →

KIA Sonet 7 Hadir di Medan, Ada Promo Spesial Ramadan

KIA Sonet 7 Hadir di Medan, Ada Promo Spesial Ramadan


Sumutkota.comKIA Sonet 7 pun kini sudah dapat dipesan di Indomobil KIA Adam Malik, PT Wahana Trans Lestari Medan, Jalan H. Adam Malik, Medan Barat. ... Read More →

Rizky Billar Ungkap Hal Ini Saat Dihipnotis Uya Kuya, Ngaku Ada Artis yang Iri Padanya, Ini Sosoknya

Rizky Billar Ungkap Hal Ini Saat Dihipnotis Uya Kuya, Ngaku Ada Artis yang Iri Padanya, Ini Sosoknya


Sumutkota.comPun ia mengungkapkan identias dari rekan artis yang menurutnya tak suka dengan kesuksesannya sekarang. ... Read More →

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
© 2017 - 2021 news.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status


Page loads : seconds