WOW Beredar Salinan Transaksi Saldo di Rekening Yosua Hutabarat Hingga Rp 100 Triliun

Sedang Trending 1 minggu yang lalu 96

WOW Beredar Salinan Transaksi Saldo di Rekening Yosua Hutabarat Hingga Rp 100 Triliun

Sumutkota.com: WOW Beredar Salinan Transaksi Saldo di Rekening Yosua Hutabarat Hingga Rp 100 Triliun - Kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat, menyimpan banyak misteri lainnya.

Teranyar, beredar sebuah foto dugaan transaksi saldo di rekening Yosua Hutabarat mencapai Rp 100 triliun. 

Isi rekening ini terungkap dalam salinan surat BNI Kantor Cabang Cibinong, tanggal 18 Agustus 2022.

Surat berisi warta acara penghentian sementara transaksi, berdasarkan permintaan PPATK.

Dilansir dari Channel Youtube Irma Hutabarat, surat ditandatangani Anita Amalia Dwi Agustine sebagai Asisten PNC, dan Rinawati Margono selaku Pemimpin Bidang Pembinaan Pelayanan.

Penghentian sementara transasi pada rekening atas nama Nofriansyah Yosua dilakukan atas dasar surat PPATK Nomor SR/9051/AT.05.01/VIII/2022.

Adapun arsip itu ditunjukkan Glenn Tumbelaka, Ketua LMR RI.

Di Youtube Irma Hutabarat, Glenn mengatakan pihak keluarga sudah menemui pihak BNI.

Namun dijawab oleh pihak bank, bahwa nomor yang nyaris mencapai Rp 100 triliun itu bukan nominal uang.

"Jawabannya disebut itu bukan nominalnya, padahal kalau kode, tak pakai Rp," ungkap Glenn.

Pada arsip lainnya yang ditunjukkan, ada surat dari BNI yang ditujukan kepada Nofriansyah Yosua di Sungai Bahar.

Surat itu mempunyai perihal penghentian sementara rekening.

Pada arsip itu, tertera ada dua rekening atas nama Nofriansyah Yosua di BNI.

Adapun biaya RP 200 juta yang ditransfer setelah meninggalnya Yosua, diduga berasal dari rekening yang kedua yang isinya hanya ratusan juta.

Sementara rekening yang nominalnya fantastis hingga kini belum diketahui siapa sebenarnya yang selama ini menguasainya.

Ferdy Sambo mengatakan yang ada di rekening Yosua ialah uangnya.

Sementara Putri Candrawati mengatakan, dia yang membuka rekening atas nama Yosua Hutabarat dan Ricky Rizal di BNI.

Alasannya, untuk digunakan keperluan rumah tangga.

Soal rekening gendut, hingga kini belum dibahas di persidangan.

Juga soal berapa saldo di rekening Yosua, Anita saat ditanya hakim mengatakan dia tak punya kewenangan untuk menjawabnya.

Rekening Fantastis Jadi Sorotan

Usai diunggah di youtube Irma Hutabarat, temuan jumlah rekening fantastis ini menjadi sorotan warganet. 

Lily L** : Ngeri banget, ada uang 100T di rekening Yosua. Berarti seluruh yang dikatakan pak Kamaruddin benar semua, Yosua tahu bisnis illegal Sambo. Ini bank BNi dapat goncang ini dengan kasus Yosua, petinggi2 BNi mesti dipanggil, tiba menteri BUMN juga harus dimintai pertanggungjawaban, kok dapat ada uang masuk ke rekening polisi biasa tiba 100T gak ada curiga samasekali. Ketika uang masuk tiba segitu banyak apa gak ada wawancara ke nasabah terkait sumber uang? Kan harusnya begitu, untuk menghindari TPPU, diteliti dulu sumber uangnya legal or not. Terbukti seluruh kan ucapannya pak Kamaruddin, mengerikan sekali Sambo ini bisa2nya dia pake bank negara untuk cuci uang2 haramnya. Kalau Yosua gak mati, dapat mulus rencana dia jadi next Kapolri, dan uang 100 T itu memang direncanakan utk pemenangan pilpres mendatang. Yosua benar2 pahlawan seperti kata lak Kamaruddin, Tuhan pake seorang Yosua untuk membuka seluruh niat2 orang jahat di bangsa ini.

sa*** : Dulu banyak sekali pihak" tertentu yg tak suka ketika bapak Kamarudin simajuntak DKK Berbicara mereka menganggap itu hoax atau warta palsu,, tapi Sekarang 1/1 mulai terbuka dan terbukti...Dan klo gue blang pak kamarudin gk bkl bicara klo tak ada bukti..Good Job pak Kamarudin DKK

 
Ro** Floren*** : Aduhh merinding denger nominal uang ini. Ini sih udah ga jelas Kasian mendiang Josua . Engkau layak pahlawan kebenaran. Darahmu tumpah untuk kebenaran Damailah disisi Tuhan kita Yesus Kristus. Tenanglah disana ..doa kami selalu ada buatmu Josua We love you Forever.
Read more

She** ficha : Alhamdulillah semoga bu irma ttp sehat, kami keluarga besar org" Banten trus ikut mengawal kasus kaisar sambo ini, krn bukn sja tentang keadilan untk almarhum brigadir yosua, tpi menguak jga tabir kerajaan sambo d tubuh polri tentang judi onlen dll, jga kekuasaan yg d salah gunakan d rejim ini. Smoga seluruh terungkap. Salam sehat seluruh untk para pembela dn pencari keadilan krn rakyat butuh srikandi" Sprti bu irma dn team pengacara pak komatudin cs.
 
Simpan Uang di Ajudan Bisa Dijerat Pidana Perbankan

Pakar Hukum Pidana dan Mantan Hakim, Asep Iwan Iriawan turut menanggapi soal Ferdy Sambo yang mengimpan uang pribadinya di rekening ajudannya, merupakan Bripka Ricky Rizal dan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Menurut Asep, tindakan Ferdy Sambo yang menggunakan rekening ajudannya untuk menyimpan uang mencapai ratusan juta rupiah tersebut dapat membuatnya dijerat pidana perbankan dan perpajakan.

Pasalnya saat Ferdy Sambo tetap menjabat sebagai Kadiv Propam Polri, statusnya tetap sebagai pernyelenggara negara atau perwira tinggi Polri sehingga Ferdy Sambo mempunyai kewajiban untuk melaporkan seluruh harta kekayaannya dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Namun jika Ferdy Sambo menyimpan uang pribadinya di rekening milik Brigadir J dan Bripka RR maka uang tersebut dapat saja tak ikut dilaporkan ke LHKPN.

Selain itu setiap tahunnya biasanya akan ada pengisian SPT tahunan untuk pembayaran pajak.

Seharusnya dalam SPT Tahunan tersebut, seorang wajib pajak melaporkan seluruh harta kekayaan yang ia miliki untuk menentukan pembayaran pajak.

Jika sejumlah harta kekayaannya disimpan di rekening atas nama orang lain, hal itu dapat menjadi celah untuk tak melaporkan harta kekayaannya untuk menghindari pembayaran pajak.

“Nanti dikaitkan, laporan harta kekayaan. Kan tiap tahun kita suka ngisi SPT tuh, harta kekayaan dan semua pajak."

 "Itu dapat jauh lagi, dapat dikenakan tindak pidana perpajakan, tindak pidana perbankan, wah itu banyak itu,” kata Asep dilansir Kompas.com, Kamis (24/11/2022).

Diketahui sebelumnya, Ferdy Sambo akhirnya buka bunyi terkait adanya pemindahan atau transfer uang senilai Rp 200 juta dari rekening atas nama Brigadir J ke rekening Bripka Ricky Rizal.

Ferdy Sambo menegaskan bahwa uang yang ada di rekening atas nama Brigadir J dan Bripka RR bukan uang mereka, melainkan uang miliknya sendiri.

Pernyataan tersebut diungkap mantan Kadiv Propam Polri itu saat menanggapi keterangan saksi Anita Amalia yang merupakan pegawai BNI dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada hari ini, Selasa (22/11/2022).

(*)

Berita sudah tayang di tribunnews.com

Saksikan Video WOW Beredar Salinan Transaksi Saldo di Rekening Yosua Hutabarat Hingga Rp 100 Triliun Selengkapnya di bawah ini:
Please Subscribe our channel