Wow, Kereta Wisata di Jepang Gunakan Bahan Bakar dari Kaldu Ramen

Sedang Trending 1 minggu yang lalu 26

Sisa kaldu ramen diolah menjadi biodesel.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Orang Jepang suka makan ramen.Kaldu ramen menjadi kunci dari rasa paling menonjol ketika menikmati hidangan ramen.

Namun, ada kalanya kaldu ramen masih tersisa di mangkok. Tidak seluruh orang menghabiskan kaldunya ketika mie dan toping ramen sudah selesai disantap. Alhasil, biasanya ada sisa-sisa kaldu ramen yang tersisa di mangkok.

Apakah residu kaldu ramen menjadi sampah? Ternyata tidak.

Ada sebuah perusahaan di Jepang yang mengubah residu kaldu ramen menjadi bahan bakar. Perusahaan itu ialah Nishida Logistics.

Dilansir dari Japan Today, Jumat (25/11/2022), sekarang bahan bakar yang bersumber dari ramen digunakan untuk menggerakkan gerbong di salah satu jalur kereta paling bagus di Jepang, Kereta Api Takachiho Amaterasu di Kyushu. 

Kereta Api Takachiho Amaterasu, di Prefektur Miyazaki, mempunyai dua gerbong terbuka yang melangkah di sepanjang bagian bekas rute Kereta Api Takachiho. Gerbong ini memberikan pemandangan yang bagus bagi wisatawan.

Masumi Nishida ialah ketua Nishida Logistics, mengatakan sekeliling 10 tahun yang lalu, Nishida berbicara dengan salah satu kliennya, pemilik restoran yang spesifik menyajikan ramen tonkotsu (kaldu babi). Ini ialah jenis kaldu favorit di Fukuoka.

Ketika pemiliknya memberi tahu Nishida tentang biaya untuk membayar perusahaan pembuangan limbah untuk mengurus residu kaldu ramen yang tak diminum pelanggan, Nishida mulai bertanya-tanya apakah kaldu dapat digunakan untuk membikin biodiesel.

Jadi, Nishida Logistics memasang peralatan di restoran tempat residu kaldu ramen dapat dibuang. Peralatan ini berfungsi untuk memisahkan kandungan lemak babi, yang kemudian dapat digunakan untuk membikin bahan bakar biodiesel.

Bahan bakar yang berasal dari ramen dicampur dengan biodiesel yang terbuat dari minyak goreng tempura bekas. Campuran biodiesel berbasis makanan Jepang sekarang menggerakkan sekeliling separuh dari armada perusahaan yang terdiri dari 170 truk.

Nishida Logistics sejak itu mulai membikin biodiesel ramen/tempura tersedia secara komersial untuk perusahaan lain. Sejak pada bulan Agustus Kereta Api Takachiho Amaterasu menjadi salah satu pelanggan mereka.

Sejauh ini, peralihan dari diesel biasa yang sebelumnya digunakan kereta api melangkah mulus. Tidak ada laporan masalah mekanis akibat peralihan tersebut. Biodiesel baru menghasilkan lebih sedikit asap, membikin penumpang lebih menikmati pemandangan habitat pegunungan. Bahkan, knalpot yang dihasilkan beraroma seperti nasi goreng atau ramen yang sedang dimasak.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Saksikan Video Wow, Kereta Wisata di Jepang Gunakan Bahan Bakar dari Kaldu Ramen Selengkapnya di bawah ini:
Please Subscribe our channel